Memperkenalkan Perbuatan Tuhan (Mazmur 105:1-6) - Togu Sihite

Hebrew Bible/Old Testament - Books - Poetry - Music - Batak

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Friday, December 26, 2025

Memperkenalkan Perbuatan Tuhan (Mazmur 105:1-6)

 

Tidak terasa kita telah memasuki minggu terakhir di tahun 2025. Tinggal menghitung hari, kita akan memasuki tahun yang baru, 2026. Jika saudara ditanyakan satu pertanyaan sebelum menghakhiri tahun 2025: Apa yang saudara syukuri di tahun 2025 ini? Apa jawaban saudara? Atau mungkin pertanyaannya adalah apakah ada yang saudara patut syukuri di tahun 2025? Semoga saudara menjawab ya!

 

Teks khotbah minggu ini berbicara tentang perbuatan Tuhan yang ajaib atas umat Israel. Si Pemazmur dengan sadar mengakui segala perbuatan Tuhan atas umat Israel. Perbuatan Tuhan tersebut diminta untuk diberitakan kepada bangsa-bangsa. Si Pemazmur sadar bagaimana perbuatan Tuhan di dalam perjalanan umat Israel. Tuhan yang membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Lalu, Tuhan pula yang memelihara mereka ketika mereka berada di padang gurun menuju Kanaan. Hingga akhirnya, Tuhan memberikan tanah perjanjian untuk umat Israel tinggal dan menetap. Sungguh luar biasa perbuatan Tuhan atas umat Israel. seluruh peristiwa ini diberitakan dan diwariskan secara turun-temurun kepada kuturunan Israel, yang menyatakan begitu luar biasanya perbuatan Tuhan atas umat-Nya. Apa pentingnya mengakui perbuatan Tuhan? Juga bagaimana kita mewartakan perbuatan Tuhan? Inilah renungan yang mengajak kita untuk merenung di dalam mengakhiri tahun 2025 ini dan menyongsong tahun 2026. Mari kita simak sebagai berikut ini.

 

Ada tiga poin yang penting untuk kita renungkan: Siapakah Tuhan yang diproklamasikan di dalam teks ini? Apa yang diminta bagi kita untuk kita lakukan dalam keseharian kita? Apa berita sukacita dari firman ini bagi kita?

 

1. Allah yang berbuat: Perbuatan-Nya itu ajaib!

 

Pemazmur berseru “Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya” (ay. 5). Dengan sadar Pemazmur mengumandangkan agar pendengar mengingat perbuatan Tuhan. Perbuatan Tuhan itu ajaib. Kata ajaib di sini menggunakan kata Ibrani pala’ yang berarti luar biasa dan sulit untuk dipahami nalar. Secara sederhana perbuatan Tuhan itu luar biasa dan cenderung sulit untuk dipahami logika berpikir kita. Kemudian si Pemazmur berujar, mujizat-mujizat-Nya. Ini menekankan Kembali perbuatan ajaib Tuhan tadi. Kata Ibraninya mopet berarti mujizat. Mujizat sesuatu haal yang terjadi di luar logika berpikir kita manusia. Juga si Pemazmur berkata bahwa penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya, yang berarti ucapan-Nya itu menjadi hukum. Apa yang difirmankan-Nya itu benar dan terjadi seperti yang dititahkan-Nya. Dari kesaksian si Pemazmur, kita diingatkan bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang berbuat dan perbuatan-Nya itu ajaib. Allah kita di dalam Yesus Kristus adalah Allah yang aktif dan bertindak. Dia mengambil rupa seorang hamba untuk menyelamatkan kita manusia yang berdosa. Pebuatan-Nya ini melampaui akal pikiran kita. Oleh-Nya kita yang berdosa menjadi sembuh dan diselamatkan. Di dalam Kristus, Dia menderita demikia yang dikasihi-Nya. Itulah Tuhan kita yang bertindak ajaib.

 

2. Carilah TUHAN.

 

Khotbah minggu ini lalu mengajak kita untuk mencari TUHAN. Kata mencari memiliki penekanan terhadap sesuatu objek tertentu yang diinginkan. Mancari berbeda dengan kata melihat. Seringkali di dalam bahasa Indonesia, kita menggunakan kata “lihat” atau “melihat” untuk mencari sesuatu. Akan tetapi makna dan penekanannya berbeda. Sekali lagi kata mencari menekankan aspek memperhatikan sesuatu dan tujuan itu diharapkan untuk dicapai atau ditemukan.

 

Kata Ibrani yang digunakan adalah darash berarti mencari, meneliti, dan mengamati. Secara sederhana, kata ini menekankan pengamatan yang mendalam terhadap sesuatu. Dengan kata lain, darash tidak hanya sekedar melihat tetapi memberikan perhatian yang mendalam terhadap objek tertentu. Nah, frasa “mencari TUHAN” menurut si Pemazmur adalah tindakan dari mereka yang mengakui perbuatan Tuhan yang ajaib. Kenapa mencari Tuhan? Sebab Tuhan berkuasa dan perbuatan-Nya itu ajaib, melebihi akal pikiran manusia. Mencari TUHAN berarti kita menginginkan, mengharapkan, dan membutuhkan-Nya. Kebutuhan akan pertolongan TUHAN amatlah ditonjolkan oleh si Pemazmur. Dengan mencari Tuhan berarti kita membutuhkan Dia sebagai penolong kita. Oleh karena itu, carilah TUHAN di dalam hidupmu. Mencari TUHAN berarti kita mencaritahu kehendak dan kebenaran-Nya. Di dalam firman-Nya, kita akan menemukan apa kehendak dan kebenaran-Nya. Mari renungkan firman-Nya siang dan malam.

 

3. Bermegah di dalam nama TUHAN.

 

Berita cukacita di minggu ini adalah ada kemegahan di dalam nama TUHAN. Apa itu kemegahan? Kemegahan di sini merujuk kepada kebanggaan. Sesuatu yang kita banggakan karena kita memilikinya. Bermegah adalah sikap yang lekat sekali dengan manusia. Kita bisa lihat sekitar kita banyak orang yang cenderung bermegah dengan mobil mewah, emas, berlian, dan hartanya. Kata bermegah cenderung dekat kaitannya dengan sikap sombong. Akan tetapi, bermegah yang digunakan oleh si Pemazmur adalah bermegah karena TUHAN. Si Pemazmur bangga dan mempertontonkan kebesaran Tuhannya tersebut. Kata Ibrani yang digunakan adalah halal berarti memuji, bersinar, merayakan, dan membanggakan. Si Pemazmur menegaskan bahwa mereka yang mencari TUHAN adalah mereka yang bermegah di dalam nama TUHAN (ay. 3). Sederhananya, bermegah di dalam nama TUHAN berarti kita memuji dan membesarkan nama-Nya sebab TUHAN itu ajaib besar kuasa-Nya. Di dalam Dia, kita patut untuk bermegah. Bermegahlah di dalam TUHAN sebab perbuatan-Nya ajaib. Dengan-Nya kita mampu menjalani tahun 2025. Oleh-Nya pula kita akan mampu menjalani tahun 2026 yang akan datang. Kumandangkanlah TUHAN di dalam hidupmu dengan nyanyian, pujian, dan kesaksianmu kepada sekitar bahwa TUHAN itu ajaib perbuatan-Nya.

 

Selamat mengakhiri tahun 2025 dan selamat melangkah serta menjalani tahun 2026. Lihatlah perbuatan Tuhan yang ajaib. Dengan perbuatan-Nya pula kita akan menjalani hari-hari di tahun yang baru.

 

Tuhanlah yang memampukan kita melakukan firman-Nya. Tuhan memberkati!

 

TS

No comments:

Post a Comment