Beth mitzvah, Bat mitzvah, dan Bar mitzvah - Togu Sihite

Hebrew Bible/Old Testament - Books - Poetry - Music - Batak

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Monday, August 3, 2026

Beth mitzvah, Bat mitzvah, dan Bar mitzvah

"Beth mitzvah" (lebih umum dieja bet mitzvah atau beit mitzvah) adalah alternatif netral gender atau inklusif gender untuk "bar mitzvah" (untuk anak laki-laki) dan "bat mitzvah" (untuk anak perempuan). Istilah ini digunakan untuk upacara peralihan menuju kedewasaan yang sama, tetapi oleh remaja yang transgender, nonbiner, atau yang tidak mengidentifikasi diri dalam biner gender tradisional — atau oleh jemaat yang ingin menyediakan opsi inklusif bagi semua orang.

 

Beberapa catatan tentang istilah ini:

• Makna: "Bet" atau "beit" adalah huruf Ibrani ב yang juga berarti "rumah," sehingga "beit mitzvah" terkadang dijelaskan sebagai "rumah mitzvah" — istilah yang dimaksudkan untuk mewadahi semua identitas dan ekspresi gender.

• Penerapan: Ini merupakan perkembangan yang relatif baru, yang sebagian besar didorong oleh jemaat Reform dan Rekonstruksionis. Komite Ibadah dan Praktik dari Central Conference of American Rabbis merekomendasikan istilah "bet mitzvah" untuk publikasi mereka, karena istilah ini menggunakan bahasa Ibrani, terdengar familiar, dan inklusif terhadap semua identitas gender.

• Alternatif lain: Ini bukan satu-satunya opsi inklusif yang ada — berbagai jemaat menggunakan istilah yang beragam, termasuk Beit Mitzvah, B-Mitzvah, B'nai Mitzvah, dan Simchat Mitzvah, dan ada pula yang cukup menggunakan "B Mitzvah."

• Belum universal: Banyak jemaat masih menggunakan istilah tradisional bar/bat mitzvah, dan pilihan istilah sering kali mencerminkan pendekatan komunitas tertentu terhadap inklusi gender. Salah satu rabi menggambarkan "beit" sebagai istilah yang terdengar seperti istilah aslinya, sekaligus berfungsi seperti sebuah rumah yang menaungi semua pilihan penamaan yang dapat dipilih oleh keluarga.

Singkatnya: upacara dan makna keagamaannya sama seperti bar atau bat mitzvah, hanya saja bahasanya dirancang agar dapat digunakan oleh anak-anak dari identitas gender apa pun.

 

Bat mitzvah adalah upacara peralihan menuju kedewasaan dalam agama Yahudi untuk anak perempuan, yang biasanya dirayakan ketika seorang anak perempuan berusia 12 tahun (atau 13 tahun di beberapa komunitas, terutama yang non-Ortodoks). Istilah ini secara harfiah berarti "putri dari perintah" dalam bahasa Ibrani, yang menandakan bahwa ia telah mencapai kedewasaan keagamaan dan kini dianggap bertanggung jawab untuk menjalankan perintah-perintah Yahudi (mitzvot) atas namanya sendiri.

Beberapa hal penting:

Makna keagamaan: Sebelum mencapai usia ini, orang tua dianggap bertanggung jawab atas tindakan keagamaan anak mereka. Setelah bat mitzvah, perempuan muda tersebut dipandang bertanggung jawab atas pilihan keagamaan dan etisnya sendiri.

Upacara: Praktiknya bervariasi menurut aliran dan komunitas. Di banyak jemaat, terutama Reform dan Konservatif, gadis yang menjalani bat mitzvah membaca dari Taurat selama kebaktian di sinagoge, sering kali melantunkan sebuah bagian dalam bahasa Ibrani dan terkadang menyampaikan pidato (d'var Torah) yang merefleksikan maknanya. Praktik Ortodoks lebih bervariasi — beberapa komunitas mengadakan perayaan yang lebih kecil dan tidak terlalu terbuka untuk umum, karena Yudaisme Ortodoks tradisional umumnya mencadangkan pembacaan Taurat di depan umum khusus untuk laki-laki.

Perayaan: Upacara ini biasanya diikuti dengan pesta meriah, yang dapat berkisar dari sederhana hingga cukup mewah, dengan semangat yang serupa dengan perayaan bar mitzvah untuk anak laki-laki.

Catatan sejarah: Bat mitzvah merupakan tradisi yang lebih modern dibandingkan bar mitzvah (yang memiliki akar kuno). Bat mitzvah pertama yang tercatat di Amerika Serikat sering kali ditelusuri hingga tahun 1922, ketika Judith Kaplan, putri dari Rabi Mordecai Kaplan (pendiri Yudaisme Rekonstruksionis), menjalani upacara bat mitzvah. Sejak itu, praktik ini menjadi luas dijalankan di sebagian besar gerakan Yahudi non-Ortodoks, dan semakin banyak diadopsi pula di beberapa komunitas Ortodoks.

Padanan untuk laki-laki, bar mitzvah ("putra dari perintah"), mengikuti konsep dasar yang sama tetapi memiliki sejarah yang jauh lebih panjang.

 

Bar mitzvah adalah padanan bat mitzvah untuk laki-laki — istilah yang asli dan lebih tua di antara keduanya. Artinya adalah "putra dari perintah" dalam bahasa Ibrani, dan merupakan ritual peralihan menuju kedewasaan dalam agama Yahudi untuk anak laki-laki.

Poin-poin penting:

Usia: Di komunitas Ortodoks, anak laki-laki menjalani bar mitzvah pada usia 13 tahun, sementara di sebagian besar komunitas Reform, Rekonstruksionis, dan Konservatif, usia yang ditetapkan umumnya juga 13 tahun.

Makna keagamaan: Sebelum mencapai usia ini, hukum Yahudi menetapkan bahwa orang tua bertanggung jawab atas tindakan anak mereka; setelah anak laki-laki mencapai usia bar mitzvah, ia mulai dianggap bertanggung jawab atas tindakannya sendiri dan dianggap bertanggung jawab untuk menjalankan perintah-perintah (mitzvot) atas namanya sendiri. Anak laki-laki tersebut, yang kini dianggap bertanggung jawab secara keagamaan untuk menjalankan perintah-perintah, boleh mulai mengenakan tefillin (kotak doa) selama doa pagi pada hari kerja dan dapat dihitung di antara sepuluh orang dewasa yang dibutuhkan untuk membentuk kuorum doa (minyan).

Upacara: Sebagai pengakuan publik atas kedewasaan keagamaan ini, anak laki-laki tersebut dipanggil maju selama kebaktian di sinagoge untuk membaca dari Taurat — biasanya pada hari Sabat setelah ulang tahunnya yang ke-13 — dan liturgi hari itu juga memungkinkannya untuk melantunkan bagian Haftarah dari kitab para Nabi.

Sejarah: Ini adalah tradisi yang jauh lebih tua dibandingkan bat mitzvah. Meskipun upacara ini sendiri tidak diwajibkan secara ketat oleh hukum Yahudi, upacara ini dianggap sakral, dan akar ritual ini dapat ditelusuri hingga sejak abad ke-1 Masehi. Sebaliknya, bat mitzvah merupakan inovasi abad ke-20 yang dimodelkan berdasarkan bar mitzvah.

Perayaan: Seperti bat mitzvah, upacara ini biasanya diikuti dengan pesta meriah — resepsinya dapat berkisar dari pertemuan sederhana hingga perayaan besar dan mewah, tergantung pada keluarga dan komunitas.

Catatan sejarah tentang tanggung jawab: Secara tradisional, ayah dari anak laki-laki yang menjalani bar mitzvah mengucapkan sebuah berkah yang bersyukur kepada Tuhan karena ia tidak lagi bertanggung jawab atas dosa-dosa anaknya — yang mencerminkan pergeseran tanggung jawab keagamaan dari orang tua kepada anak.

No comments:

Post a Comment